SIAPA ITU SEBENARNYA ISIS?
ISIS adalah kelanjutan dari kelompok - kelompok yang kerasdan exstrim di Irak Seperti Jamaatull Tauhid Wal Jihad Fi Biladil Rafidin dan Majelis Syaru Muhajidin. Kedua kelompok ini merupakan kelompok radikal yang berhaluan keras dan bekerjasama dengan organisasi Al Qaeda pimpinan Osama Bin Lade.
Orang-orang ISIS juga merupakan orang-orang Al Qaeda, yang kini dipimpin oleh Ayman Zahawari setelah pimpinanya Osama bin Laten tewas dalam Penyergapan pasukan Amerika dipakistan tahun 2011 silam.
Anggota ISIS sebelumnya tergabung dalam beberapa organisasi teroris disunia arab dan memiliki perwakilan dibeberapa negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
ISIS awalnya didirikan oleh Abu Musab Al-Zarqawi, pernah ikut bergabung bersama mujahidin Afganistan berperang melawan Uni Sovyet. Di Afganistan ini adalah awal mula pertemuan Zarqawi dengan pimpinan Al-Qaeda Osama pada tahun 2000. Zarqawi dengan Al-Qaeda mendirikan jaringan yang bernama Tanzim Qaidat al-Jihad fi Bilad al-Rafidyan atau umumnya disebut dengan al-Qaeda in Irak (AQI). Titik temu al-Qaeda dan Zarqawi ketika itu adalah kesamaan target yakni menguasai irak dengan target musuh AS.
Persamaan dan Perbedaan ISIS dengan al-Qaeda
Persamaanya
1. ISIS dan al-qaeda elah sama-sama menebar teror
2. ISIS dan al-Qaeda sama-sama berideologi salafy jihad, yang bermimpi mendidrikan negara islami tetapi dengan cara kekerasan.
3. keduanya sama-sama membolehkan pembunuhan dengan mengoyak-oyak dalil-dalil agama sebagai pembenaran.
Perbedaanya
1. Al-Qaeda organisatoris lebih berpusat pada pemimpin karismatik seperti Osama bin Laden, sementara ISIS kepemimpinan yang berpola organisasi terstruktur
2. Al-Qaeda organisasi elit kecil dengan keyakinan yang mendalam, sementara ISIS organisasi dengan merekrut pasukan siapaun yang ada di dunia.
3. Al-Qeda mempunyai target serangan luarnegri khususnya Barat dengan efek dramtis yang menimbulkan intimidasi dan teror, sementara ISIS fokus pada pertempuran di dalam (Irak-Suriah) untuk kemudian melebarkan kenegara tetangga lainya.
Lalu Apa Sebenarnya Tujuan ISIS?
Tujuan ISIS adalah mendirikan negara Islam dengan penerapan hukum islam yang sangat kaku, misalnya memotong tangan bagi seseorang orang yang mencuri, menghukum mati bagi pelaku pembunuhan dan merajam pelaku zina serta mewajibkan seluruh kaum wanita menggunakan pakaian hitam dan menutup semua aurat. Peraturan ini diberlalukan diseluruh wilayah kekuasaan dengan konsep kenegaraan yang didasarkan pada kekhalifahan.
ISIS juga betujuan untuk menghancurkan negara-negara muslim yang pemerintahanya tidak memberlakukan syariat islam baik didunia Arab maupun di Afrika dan Asia yang mayoritas penduduknya adalah Islam. Bagi mereka seluruh negara yang tidak menerapkan syariat Islam atau tidak berafilisiasi dalam kekhalifahannya adalah negara kafir.
ISIS juga melawan negara-negara Barat yang dianggap sebagai orang kafir. Orang-orang Islam yang tidak tunduk pada pemerintahan ISIS dan tidak bergabung kedalam kelompoknya juga dikategorikan sebagai orang kafir yang harus diperangi dan dibunuh.
sumber : Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Radikalisasi Badan Nasioanal Penanggulangan Terorisme 2015
No comments:
Post a Comment