MAKALAH
PEMODELAN MATEMATIKA
ANALISIS
DINAMIK MODEL POPULASI MANGSA PEMANGSA DENGAN WILAYAH RESERVASI DAN PEMANENAN
PEMANGSA
Disusun Oleh :
1. Mochamad
Fauzi (1301060078)
2. Latifah
Septi Cahyati (1301060082)
3. Galauh
Kamila Aji (1301060084)
4. Maghfirotun
Nur Khamah (1301060087)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU
PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO
2016
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Peranan
matematika telah memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap kemajuan
pengetahuan dan teknologi. Model matematika termasuk salah satu bagian dari
perkembangan tersebut. Hampir semua permasalahan di dunia nyata dapat
diformulasikan ke dalam model matematika, salah satunya adalah tentang makhluk
hidup yang ada di bumi. Makhluk hidup selalu bergantung kepada makhluk hidup
yang lain dan terdiri atas bermacam-macam spesies yang membentuk populasi. Tiap
individu akan selalu berhubungan dengan individu lain yang sejenis atau lain
jenis, baik individu dalam satu populasi atau individu-individu dari populasi
lain.
Dinamika populasi adalah suatu kajian
mengenai perubahan-perubahan dalam sistem populasi dan bagaimana populasi dalam
sistem ini dapat memengaruhi populasi lain. Pakar biologi dan ekologi tertarik
untuk mengetahui laju pertumbuhan populasi dan interaksi antara populasi serta
pengaruh dari interaksi itu. Disamping itu, mereka juga perlu memeriksa
perilaku jumlah populasi dalam waktu yang cukup lama untuk mengantisipasi
kepunahan populasi.
Dalam ekosistem terdapat pula proses
mangsa-memangsa antar makhluk hidup. Hubungan antara mangsa (prey) dan
pemangsa (predator) disebut pemangsaan (predasi). Hubungan ini sangat
erat sebab tanpa mangsa populasi pemangsa tidak dapat hidup. Sebaliknya,
pemangsa juga berfungsi sebagai pengontrol populasi mangsa.
Model yang dikembangkan pada tulisan
ini merupakan pengembangan model dari Rajasthan dengan modifikasi. Tulisan ini membahas suatu interaksi dari tiga
spesies yang terdiri dari satu pemangsa dan dua spesies mangsa yang berada
dalam suatu wilayah. Pemangsa yang berinteraksi dengan salah satu spesies
mangsanya bersifat predasi, kemudian spesies mangsa yang satunya hanya
mengalami perpindahan dari wilayah reservasi ke wilayah bebas dan begitu juga
dari wilayah bebas ke wilayah reservasi. Selain itu, pada model ini spesies
pemangsa dilakukan pemanenan dengan melibatkan fungsi biaya dan fungsi
penerimaan.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan
latar belakang diatas maka masalah – masalah dalam penulisan makalah ini dapat
dirumukan yaitu bagaimana model dinamik populasi mangsa pemangsa dengan wilayah
reservasi dan pemanenan pemangsa ?
C. Tujuan
Dari rumusan masalah diatas, maka
tujuan dari makalah ini adalah untuk mngetahui bagaiman mdel dinamik populasi
mangsa pemangsa dengan wilayah reservasi dan pemanenan pemangsa.
D. Metode
Metode yang digunakan dalam penelitian
ini yaitu studi literatur atau kajian pustaka dan pengumpulan referensi
mengenai teori – teori yang mendukung penyelesaian peneitian ini , antara lain
:
1.
Model mmatematika dari populasi mangsa
dan pemangsa
2.
Sistem dinamik dari teori kestabilan
Tahap penelitian yang
dilakukan dalam penelitian ini adalah:
1.
Menentukan model matematika untuk kasus
mangsa-pemangsa dengan pemanenan pemangsa
2.
Mencari titik kesetimbangan dengan
metode linearisasi
3.
Analisis kestabilan untuk menentukan
nilai eigen
4.
Mencari keuntungan maksimal pemanenan
titik kesetimbangan interior yang stabil asimtotik
5.
Memberikan simulasi numerik model mangsa
pemangsa
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Model
Matematika
Suatu interaksi
dari tiga spesies yang terdiri dari satu pemangsa dan dua spesies mangsa yang
berada dalam suatu wilayah. Pemangsa yang berinteraksi dengan salah satu
spesies mangsanya bersifat predasi, kemudian spesies mangsa yang satunya hanya
mengalami perpindahan dari wilayah reservasi ke wilayah bebas dan begitu juga
dari wilayah bebas ke wilayah reservasi. Selain itu, pada model ini spesies
pemangsa dilakukan pemanenan dengan melibatkan fungsi biaya dan fungsi
penerimaan.
Konstruksi
model matematika dapat dilihat melalui gambar dinamika model populasi mangsa
pemangsa sebagai berikut
Gambar 1.
Dinamika model populasi mangsa
pemangsa
|
Kasus
mangsa pemangsa dengan pemanenan pemangsa pada wilayah tersebut dibagi atas
tiga kasus sebagai berikut:
1.
Spesies Mangsa pada Wilayah Bebas (𝑥)
Mangsa
pada wilayah bebas adalah mangsa dan pemangsa dapat bergerak bebas pada wilayah
tersebut. Laju pertumbuhan spesies mangsa pada wilayah bebas persatuan waktu
dipengaruhi oleh:
a.
Laju pertumbuhan mangsa tumbuh secara
logistik dengan kapasitas daya tampung (K).
b.
Laju perpindahan spesies mangsa dari
wilayah bebas ke wilayah reservasi.
c.
Laju perpindahan spesies dari wilayah
reservasi ke wilayah bebas.
d.
Laju penurunan mangsa oleh pemangsa.
2.
Spesies pada Wilayah Reservasi (𝑦)
Pada
wilayah ini spesies tidak dimangsa oleh pemangsa kecuali spesies tersebut
pindah ke wilayah bebas. Laju pertumbuhan spesies pada wilayah reservasi
dipengaruhi oleh:
a.
Laju pertumbuhan spesies pada wilayah
reservasi.
b.
Laju perpindahan spesies mangsa dari
wilayah bebas ke wilayah reservasi.
c.
Laju perpindahan spesies dari wilayah
reservasi ke wilayah bebas.
3.
Spesies Pemangsa pada Wilayah Bebas (𝑧)
Laju
pertumbuhan spesies pemangsa pada waktu 𝑡 > 0
dipengaruhi oleh:
a.
Laju kematian pemangsa pada wilayah
bebas.
b.
Laju pemanenan pemangsa yang berbanding
lurus dengan jumlah panen dan besarnya usaha pemanenan.
lebih lengkapnya lihat disini
No comments:
Post a Comment